--> Skip to main content

Dua Pasang Mesum Terjaring Razia di Kota Jambi

Dua Pasang Mesum Terjaring Razia di Kota Jambi
Ilustrasi

KABARNEGERI.COM, JAMBI - Dua pasang bukan suami istri terjaring razia oleh Tim Opsnal Polsek Kota Baru sekira pukul 23.00 pada Minggu (14/6).

Kedua pasang mesum tersebut berhasil diamankan oleh petugas di Hotel Felaza Guest House, yang berada di RT 01 Kelurahan Beliung, Kecamatan Kota Baru.

Kejadian berawal saat petugas mendatangi hotel tersebut, ada 4 orang laki-laki yang mencurigakan mendatangi tempat tersebut. Petugas langsung mendatangi mereka dan melakukan penggeledahan terhadap keempat lelaki tersebut, namun petugas tidak menemukan hal yang mencurigakan.

Pada saat petugas memeriksa handphone salah satu dari mereka, yakni Sawal (25) warga Palembang, Sumatra Selatan, ternyata mereka baru saja memesan wanita melalui aplikasi Michat.

“Saya cuman mesankan untuk kawan saya saja, bukan untuk saya. Kawan saya ini tidak punya handphone jadi pakek handphone saya,” kilahnya, sambil ketakutan.

Tak lama petugas pun langsung masuk kedalam Hotel tersebut untuk memeriksa apakah betul cewek yang dipesannya berada di hotel tersebut. Dan benar saja wanita bernama Febi yang dipesan tersebut berada dikamar 205 lantai 2.

Setelah memeriksa dikamar Febi, petugas pun bergerak kembali mengarah kekamar yang berada di lantai 1 dengan kamar No 305, disana petugas langung menggedor pintunya namun petugas menunggu sampek 15 menit baru pintu tersebut dibuka oleh orang yang berada dikamar tersebut.

Rupanya petugas disana menemukan sepasang bukan suami istri yakni Siti (37) dan Eko (27) warga Makasar. Pada saat itu mereka sedang tidur berdua, dan petugas menanyakan kepada mereka dan meminta bukti surat nikah mereka, namun mereka menjawab ternyata mereka belum menikah, rupanya mereka baru mau menikah.

Sementara itu Kapolsek Kota Baru melalui Kanit Reskrim Polsek Kota Baru Ipda Kadar mengatakan, pada saat mereka diintrogasi ternyata kedua wanita ini adalah pesanan dari Michat. “Untuk kedua pasangan ini hanya kita kasih binaan atau hukuman saja,” singkatnya. (scn)
(sumber)
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar