--> Skip to main content

Liverpool Juara De Bruyne : City


Bintang Man City De Bruyne telah melupakan kekecewaan di EPL untuk fokus ke Piala FA dan Liga Champions.


Kabarnegeri.com - Kevin De Bruyne mengatakan Manchester City masih bisa menciptakan musim yang tak terlupakan meski baru saja Liverpool memenangkan perburuan gelar Liga Primer Inggris.
Kekalahan City dari Chelsea memastikan pasukan Jurgen Klopp memutus penantian juara liga selama 30 tahun dan De Bruyne mengakui the Reds layak berjaya.

"Kami sudah menyadari, mustahil mengejar Liverpool," ujarnya. "Gagal juara pasti membuat kecewa, tetapi saya pikir kami cukup jujur dengan mengakui mereka lebih baik pada musim ini."

"Saya pikir kami telah bekerja keras, kami bermain baus, tetapi tidak cukup. Itu masalah yang harus kami akui."
"Jika semuanya berjalan sesuai rencana, kami masih punya 13 atau 14 pertandingan tersisa dengan banyak target yang bisa diwujudkan."
Musim lalu City meraih treble domestik dan sekarang mereka masih punya kesempatan menambah koleksi trofi Piala FA, Liga Champions dan Piala Carabao.

Petualangan City mempertahankan Piala FA akan berlanjut dengan laga tandang ke Newcastle akhir pekan ini dan De Bruyne menyebut kritik terlalu cepat datang pada pasukan Pep Guardiola.
"Dibandingkan dengan kebanyakan tim lain, kami baik-baik saja," imbuhnya. "Kami ada di peringkat dua, yang berarti setelah Liverpool kami adalah tim terbaik berikutnya."

"Kami masih punya kesempatan besar di Piala FA dan Liga Champions. Bayangkan, jika kami bisa juara. Musim ini pasti istimewa. Masih banyak laga yang harus dimainkan dan kami tidak sabar untuk beraksi."
Ketika City gagal menyamai performa impresif dua musim terakhir, De Bruyne tetap memesona dengan 16 assist dan sepuluh gol musim ini.

Bintang berusia 28 tersebut adalah kandidat peraih status Pemain Terbaik, sebuah penghargaan yang tidak pernah didapatkan pemain City itu meski sudah punya empat gelar Liga Primer.
"Dua tahun lalu, saya ada di peringkat dua dan kami merajai liga dengan keunggulan 20 poin. Saya tidak tahu cara orang-orang mengambil keputusan."

"Saya pikir kesempatan itu masih ada. Bukan saya yang menentukan dan saya bisa membuat analisis sendiri bagaimana musim berjalan. Apapun yang terjadi, pada akhirnya tetap menyenangkan, kita lihat saja nanti."

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar