--> Skip to main content

Merangin! Dibacok Konsumen, Karena Kurang Memuaskan.

Kondisi tukang urut di merangin usai kena bacok. Foto: Edo/Jambiseru.com

Service Kurang Memuaskan, Tukang Urut di Merangin Dibacok Konsumennya

risalah rakyat – Rohman (54), Warga Desa Sungai Lalang, Kecamatan Lembah Masurai, Merangin, Jambi, mengalami nasib naas. Tukang urut ini harus bersimbah darah, usai mengalami luka bacok dibagian pantatnya.

Wanita tertua yang masih hidup mengungkapkan rahasia umur panjang

Kode rahasia hemat listrik! Cukup bayar setengahnya tiap bulan jika

Siswa asal Indonesia temukan cara obati diabetes selama-lamanya

Akibat aksi pembacokan itu, JA (28), teman sedesa korban, harus meringkuk di tahanan Mapolsek Lembah Masurai. Ia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, usai ditangkap anggota polisi.

Kejadian pembacokan ini bermula, ketika pada Kamis (30/4/2020), sekitar pukul 09.00 WIB. Pelaku mendatangi rumah korban. Kala itu Marlisa, istri korban baru pulang dari memetik sayur. Tiba di rumah korban, pelaku menanyakan keberadaan korban. Saat itu, Marlisa menjawab kalau suaminya sedang menjemur kopi di halaman rumah tetangganya.

Lalu JA langsung menuju tempat korban menjemur kopi. tiba-tiba terdengar suara erangan kesakitan, lantas Istri korban bergegas melihat apa yang terjadi. Sontak ia terkejut melihat suaminya terkapar dengan luka bacok di bagian pantat. Sedangkan pelaku sudah melarikan diri ke arah hutan didesa setempat.

Korban yang dibantu warga sekitar dilarikan ke Puskesmas terdekat. Akibat luka bacok yang cukup serius dibagian pantatnya korban menderita 23 jahitan.

Tidak tinggal diam suaminya dibacok, istri korban melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Lembah Masurai pada selasa (2/6/2020). Setelah menerima laporan tersebut aparat Polsek Lembah Masurai bergerak cepat mengamankan pelaku yang bersembunyi di pondok ladang didesa setempat.

Iptu Sitepu, Kapolsek Lembah Masurai membenarkan Penangkapan pelaku pembacokan itu. Kepada polisi, pelaku mengaku nekat membacok korban karena tidak puas dengan hasil pijitan korban. Usai diurut, JA masih mengeluhkan pegal-pegal dan lemas yang dideritanya tak kunjung hilang.

“Iya, pelaku sudah kita amankan beserta barang bukti di Mapolsek, saat penangkapan dipondok ladang miliknya pelaku tanpa perlawanan,” Kata Kapolsek kepada Biru (Jambiseru.com).

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku dijerat pasal Tindak Pidana “Penganiayaan Berat” sebagaimana dimaksud dalam Pasal 353 ayat (1) Dan ayat (2) KUHP. (sumber: jambiseru)
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar