--> Skip to main content

Kunci Mobil Hilang, Sopir Kejar Kawan Pakai Parang

(Dok : detikcom)

KABARNEGERI.COM, Palopo - Seorang sopir bernama Wawan (37) di Kota Palopo, Sulawesi Selatan, diamankan polisi akibat nekat memburu rekannya yang juga sopir menggunakan parang. Polisi menyebut insiden tersebut berawal dari kunci remot mobil milik Wawan yang dihilangkan oleh korban.

"Pelakunya kita amankan di Polsek Wara," ujar Kapolres Palopo AKBP Alfian Nurnas kepada detikcom, Kamis (9/7/2020).

Baca Juga : HEBOH!!! Penangkapan Terduga Pengedar Narkoba Di Kota Jambi

Alfian menjelaskan, insiden bermula saat korban bernama Yasin (34) meminjam mobil milik Wawan beberapa waktu yang lalu. Tapi saat dikembalikan, kunci remot mobil Wawan tidak ada alias hilang.

"Beberapa waktu lalu korban meminjam mobil pelaku, dipakailah ke Makassar. Saat dikembalikan, mobil itu disimpan di garasi.Tapi tahu-tahunya kunci remot mobil hilang," terang Alfian.

Wawan lantas menghubungi Yasin dengan maksud menanyakan remot kunci mobil yang hilang. Namun Yasin menjawab seadanya dan mengaku akan mengganti.

Baca Juga : Ini Uang Baru Redenominasi Rp 1.000 Jadi Rp 1

Hingga pada Rabu (8/7) sekitar pukul 21.00 Wita, Wawan mendatangi tempat Yasin berkumpul dengan rekan-rekannya di Jalan Kelapa, Kota Palopo. Wawan bermaksud menanyakan lagi soal remot kunci mobilnya yang hilang.

"Tapi di situ ada teman korban, dikeroyoklah si pelaku ini sama teman korban," ujar Alfian.

Tak terima dengan insiden tersebut, Wawan pergi mengambil senjata tajam parang dan kembali menyerang korban. Wawan bahkan memburu Yasin yang melarikan diri hingga ke salah satu hotel tidak jauh dari lokasi.

Baca Juga : MANTUL!!! Nasib Guru Honorer Semakin Jelas

"Pelaku kan balik lagi, diseranglah pakai parang. Korban ini bahkan diburu sampai ke hotel, dia masuklah di salah satu kamar lalu dikunci dari dalam," terang Alfian.

Polisi yang menerima laporan dari pihak hotel lantas turun tangan ke lokasi mengamankan Wawan. Dia diamankan ke Mapolsek Wara, Palopo.

"Sekarang masih di Polsek. Kita tidak tahu apakah mau damai atau tidak, mereka kan sama-sama teman, nanti lah kita lihat lagi," pungkas Alfian. (Sumber)
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar