--> Skip to main content

Masih Minimnya Armada Di Dinas Damkar Bungo

Masih Minimnya Armada Di Dinas Damkar Bungo
Herpendi IST/JAMBI INDEPENDENT

Kabarnegeri.com, MUARABUNGO - Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bungo saat ini masih kekurangan armada. Dinas Damkar hanya memiliki 11 unit mobil pemadam kebakaran, dua di dalam kota sementara sembilan kendaraan ditempatkan di kecamatan. Namun di dua kecamatan yakni di Jujuhan Ilir dan kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang mengalami kerusakan mesin maupun ban yang sulit dicari.

Kabid Pemadam Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bungo, Herpendi mengatakan, saat ini pihaknya masih kekurangan armada mobil kebakaran. Ada dua unit yang tidak bisa memenuhi kebutuhan di dua kecamatan yaitu Jujuhan Ilir dan kecamatan Limbur lubuk Mengkuang karna rusak. Beberapa diantaranya sudah tidak bisa digunakan secara maksimal.

"Kendala kita juga pos damkar untuk armada di kecamatan masih kurang. Seperti daerah kecamatan Jujuhan Ilir kemaren mengalami rusak. Memakan waktu terlalu lama karena jarak terlalu jauh dari Jujuhan ke Jujuhan Ilir. Sekitar 25 km.


Selain itu, pihaknya juga membutuhkan tambahan unit mobil pemadam tambahan, baju tahan api, alat pelindung, sepatu, dan alat pemadam kebakaran.

“Apabila kejadian di dalam lorong tempat pemukiman padat, armada kami tidak bisa masuk. Kami itu butuh mobil kecil untuk mengangkut armada seperti mesin portable atau pompa. Sehingga bisa menjangkau lokasi,” katanya.


Sementara, di tahun 2020 pihaknya belum ada penambahan mobil pemadam kebakaran. Karena anggaran tersendat akibat Covid-19, sehingga tersendatnya perawatan dan kesiapsiagaan mengantisipasi kebakaran di Kabupaten Bungo.


Dia menjelaskan, idealnya Dinas Pemadam Kebakaran mempunyai satu armada tiap satu posko.

"Harapan kita untuk memenuhi kebutuhan masyakarat, butuh penambahan armada mobil, selang, alat pelindung api, dan alat-alat lainya. Seharusnya satu kecamatan punya satu armada tiap satu posko,” ujarnya.


Seperti diketahui, di Kabupaten Bungo dalam hitungan tahun rata-rata terjadi puluhan kasus kebakaran. Baik itu di pemukiman warga, maupun kawasan perkebunan. Penyebab kebakaran akibat cuaca yang panas dan konsleting arus listrik.

Sebagai antisipasi kebakaran, saat ini Dinas Damkar Kabupaten Bungo akan mengkaji penambahan pembuatan pos di beberapa titik kecamatan, yang tersebar di wilayah Kabupaten Bungo. Hal itu bertujuan agar pihaknya bisa lebih cepat mengatasi masalah kebakaran.


"Kita maksimalkan dulu yang ada. Apabila memang terjadi bencana kebakaran, kami usahakan dengan kabupaten untuk membantu peralatan yang diperlukan," katanya (mai/enn)

Sumber : jambi-independent.co.id

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar