--> Skip to main content

Residivis Kasus Pembunuhan Di Batanghari Ditangkap lagi

(Dok : MetroJambi)

KABARNEGERI.COM, JAMBI
- Seorang pria bernama Sunardi Budi alias Kulup (39), harus mendekan di balik jeruji besi setelah diamankan pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Jambi Timur.

Warga Lorong Merpati, RT 07 Kelurahan Beringin, Kecamatan Pasar, Kota Jambi itu diamankan setelah dilaporkan melakukan penganiayaan terhadap Achmad Bastari menggunakan selang kompor gas.

Baca Juga : Viral! Lempar Al Quran, Perempuan Ini Mengaku Punya Gelar Magister dan Bekerja Sebagai Dosen, Polisi Ungkap Fakta Sebenarnya: Bodong!

Peristiwa tersebut terjadi Selasa (16/6/2020) lalu. Saat itu, korban datang ke ke rumah kosnya yang berada di Jalan Fatmawati, RT 01 Kelurahan Rajawali, Jambi Timur, Kota Jambi, untuk menagih uang senilai Rp 2,8 juta sebagai ganti rugi barang yang beberapa waktu lalu diambil oleh pelaku.

Kapolsek Jambi Timur AKP Rinto mengatakan, sebelum bertemu pelaku telah berjanji untuk membayarkan uang ganti rugi yang diminta korban. Namun saat bertemu dengan korban, pelaku dan istrinya hanya membayar Rp 500 ribu.

Merasa dibohongi, korban lantas mengancam akan melaporkan pelaku kepada polisi, sehingga terjadi cekcok.

Baca Juga : LAGI !!! TKI Jeddah Disiksa Majikan

"Awalnya pelaku dan istrinya sempat pergi meninggalkan korban. Namun tidak lama kemudian pelaku kembali dengan membawa selang kompor gas, dan langsung menganiaya korban," beber Rinto.

Awalnya, korban sempat menghindar. Namun pukulan kedua yang dilayangkan pelaku, mengenai kepala korban. Beruntung pada saat kejadian korban tengah memakai helm.

"Warga yang melihat kejadian itu langsung memisahkan keduanya. Pelaku sendiri kemudian melarikan diri," ujar Rinto.

Baca Juga : Begal KEREN : Kawan Makan Kawan!

Lebih lanjut Rinto mengatakan, setelah mendapat laporan dari korban, pihaknya langsung melakukan penyelidikan hingga pelaku berhasil ditangkap.

Hasil pemeriksaan, kata Rinto, pelaku diketahui merupakan seorang residivis. Rinto menyebutkan, tahun 2006 lalu pelaku pernah terlibat kasus pembunuhan di Kabupaten Batanghari.

"Pelaku ini residivis kasus pembunuhan tahun 2006 lalu di Batanghari. Dia dihukum 15 tahun. Dia baru keluar tahun 2014 setelah menjalani hukuman 8 tahun," ungkap Rinto.

Terkait kasus penganiayaan ini sendiri, Rinto mengatakan pelaku dijerat dengan pasal 351 KUHP. "Saat ini pelaku kita tahan," pungkasnya.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar