--> Skip to main content

Warga Desa Baru Sungai Deras Desak Dinas PUPR Untuk Serius Tangani Longsor

Warga Desa Baru Sungai Deras Desak Dinas PUPR Untuk Serius Tangani Longsor
Warga Desa Baru Sungai Deras Desak Dinas PUPR Serius Tangani Longsor (Istimewa)


Kabarnegeri.com,JAMBI- Pemerintah Kabupaten Kerinci diminta serius menangani longsor yang kerap terjadi di Desa Baru Sungai Deras, Kecamatan Air Hangat Timur. Soalnya, warga setempat khawatir longsor yang terjadi 2018 silam terulang kembali akibat curah hujan yang tak menentu akhir-akhir ini.

Apalagi lokasi longsor berada dekat dengan jalan raya pemukiman penduduk setempat. Bukan tidak mungkin suatu saat akan menelan korban dan menimpa rumah warga.

Karena itu, Pisman (45), salah sorang warga meminta DPRD dan Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk mengambil tindakan dengan membangun tembok penahan tanah agar longsor tidak terjadi lagi.

"Yang kita takutkan, reruntuhan batu dan tanah dari bukit, karena lokasi ini sangat dekat dengan permukiman penduduk dan jalan raya. Karena itu perlu ada tindakan cepat untuk pencegahan," ujarnya, mewakili warga.

Menurutnya, tanah longsor mulai mengantui warga sejak adanya aktifitas tambang galian C ilegal dan menutupi jalan raya. Bahkan kalau itu satu unit rumah warga tertimbun tanah.

"Pada tahun 2018 lalu lokasi tersebut dimanfaatkan pengusaha galian ilegal. Warga sudah meminta agar galian itu ditutup oleh pihak yang berwenang," sebutnya.

Sebelumnya, jelas Pisman, Dinas PUPR hanya mengambil tindakan dengan membersihkan material longsor. Penanganan ini dinilai belum efektif dan tidak menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat.

"Kita tidak ingin tindakan penanganannya hanya mengambil material longsor saja, kita minta sebaiknya membuat tembok penahan tanah," tukasnya. (aiz)

Sumber : jambiupdate.co
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar