--> Skip to main content

Gara-gara Uang Rp 20 Ribu, Seorang Pria di Tanjabbar Tega Aniaya Istrinya Hingga Tewas

Gara-gara Uang Rp 20 Ribu, Seorang Pria di Tanjabbar Tega Aniaya Istrinya Hingga Tewas
Seorang Pria di Tanjabbar Bantai Istrinya Hingga Tewas

Kabarnegeri.com, KUALA TUNGKAL- Nasib naas menimpa Arbaiyah warga Jalan Diponegoro, Lorong Kenangan Lama RT.024, Kelurahan Tungkal Harapan, Kecamatan Tungkal Ilir kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Baca juga : 3 Pasang Remaja Jambi Terjaring Razia di Hotel, 1 di Antaranya Pelajar SMA
Baca juga : 1 PNS Dinas Pariwisata Provinsi Jambi Positif Covid19, Dan 3 ASN Lainnya Menunjukkan Reaktif

Ia meregang nyawa dan tewas ditangan Suaminya sendiri Samlan (59) setelah terjadinya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).


Menurut informasi yang didapat, motifnya karena pelaku meminta uang Rp 20 Ribu, namun tidak digubris oleh korban sehingga membuat emosi pelaku. Korban pun lantas dipukul dengan kayu yang menyebabkan korban tewas.



Kasat Reskrim Polsek Tanjabar AKP Jan Manto Hasiholan mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada pukul 05.00 Wib. Sang istri hendak pergi bekerja di Pabrik Pinang di Pembengis. Ketika itu, pelaku hendak meminjam uang kepada korban sebesar Rp. 20 Ribu.

Baca juga : Catat Tanggalnya, Pemutihan Pajak Kendaraan Tahap II Targetkan Rp 30 Miliar

"Namun dijawab korban _"tak ade duit"_ sambil lewat di depan pelaku dan korban ada menendang kaki pelaku yang saat itu duduk diruang tengah rumah,"katanya, Minggu (2/8).

Baca juga : Dinas Peternakan dan Perikanan Sungai Penuh Temukan Cacing Hati di Hewan Qurban

Saat itu, pelaku yang merasa kesal dengan korban langsung mengambil kayu papan sepanjang ± 92 cm yang ada didalam rumah. Kemudian memukulkan kayu tersebut kearah kepala korban secara berulang kali.

"Lalu pelaku keluar dari rumah menuju rumah ketua RT memberitahukan bahwa pelaku ada bertengkar dengan korban,"ujarnya.

Sesampainya di dirumah ketua RT. 24. Pelaku menceritakan kejadian yang telah dilakukannya, kemudian ketua RT menuju rumah pelaku. "Selanjutnya dari rumah ketua RT pelaku pulang kerumah mendapati korban sudah tidak ada lagi karena sudah dibawa oleh ambulance,"ujarnya

Akibat pukulan benda keras ke kepalanya itu, korban mengamati pendarahan yang mengakibatkan nya meninggal dunia. "Akibat hal itu, kata dokter ruang sakit korban meninggal akhirnya, tidak bisa di tolong lagi."tandasnya. (Sun)

Sumber : jambiupdate.co
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar