--> Skip to main content

Polres TANJABBAR Tangkap Guru Honorer Terkait Cabuli Anak Bawah Umur

Polres TANJABBAR Tangkap Guru Honorer Terkait Cabuli Anak Bawah Umur
seorang guru honorer di Tanjab Barat terpaksa berurusan dengan Kepolisian, usai dilaporkan telah mencabuli anak di bawah umur.

Kabarnegeri.com, KUALATUNGKAL - Tim reskrim Polres Tanjab Barat, menangkap A (31), seorang guru honorer, Jumat (28/8). Pasalnya, dia dilaporkan melakukan tindak pidana asusila terhadap anak di bawah umur inisial M (16), warga Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan.

Kata Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, penangkapan tersebut atas laporan orang tua korban. "Saat ini kita masih melakukan pendalaman dulu terhadap tersangka, sekarang kita sudah bawa ke Mapolres," katanya.

Lanjutnya, perbuatan asusila ini dilakukan di rumah pelaku. Pengakuan dari A, dia menyetubuhi M atas dasar suka sama suka. "Kami lakukan sekitar 10 kali dirumah saya sendiri," katanya.

Baca juga : Aksi Rampok Gasak Alfamart dan Mesin ATM di BULURAN, TEREKAM CCTV

Ceritanya, sebelumnya dia membawa A dari Jambi ke Betara. Bahkan, wanita 16 tahun itu sudah sekitar 20 hari bersama dirinya dalam satu rumah. "Saya jemput di Jambi," akunya.

Awalnya keduanya berkenalan lewat WhatsApp. Komunikasi keduanya pun berjalan intens, dan makin dekat. M sempat mengajak menikah. Namun karena korban masih sekolah, pasti tidak mendapatkan restu dari orang tua korban. Dia pun membujuk korban ke Jambi, alasannya memberikan dukungan yang akan menghadapi ujian CPNS.

Baca juga : Warga Acuhkan Protokol Kesehatan Covid-19 Di Pasar Tradisional KERINCI

Pada tanggal 15 Februari 2020, A memberanikan diri ke Jambi. Dia pun dijemput A, dan dibawa ke rumah. Di sana lah, perbuatan terlarang itu terjadi. Selama itu, M meyakinkan akan bertanggungjawab dan akan menikahinya.

Lama-lama, A minta dipulangkan, namun tidak diizinkan. Selama di Jambi, ponsel A dikuasai M sehingga tidak dapat menghubungi keluarganya. Hingga akhirnya keberadaan korban diketahui oleh orang tuanya, dan diminta pulang.

Di rumah, A pun langsung menceritakan semua yang dialaminya. Ini lah yang membuat orang tuanya melapor ke Polres Tanjab Barat. (rul)

Sumber : jambi-independent.co.id
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar